Pacaran Settingan Ini Kok Jadi Beneran?
Aira Kirana sedang berada di titik terendah hidupnya setelah diputusin pacar *toxic*-nya yang tiba-tiba mau menikah dengan musuh bebuyutannya, ditambah tuntutan keluarga yang mendesaknya untuk segera membawa calon mantu. Di tengah keputusasaan itu, takdir mempertemukannya dengan Arkan, seorang CEO muda yang super tampan, kaya raya, tapi berhati dingin, yang juga sedang pusing menghindari perjodohan paksa dari keluarganya. Demi menyelamatkan reputasi masing-masing, Arkan menawarkan sebuah kesepakatan g***: pacaran settingan selama tiga bulan dengan kontrak tertulis dan aturan yang sangat ketat—salah satunya adalah dilarang keras melibatkan perasaan alias jatuh cinta.
Awalnya, semua berjalan mulus sesuai rencana. Arkan sukses membuat mantan pacar Aira gigit jari dengan pesonanya, sementara Aira berhasil menjadi tameng sempurna bagi Arkan dari kejaran para wanita pilihan ibunya. Namun, masalah mulai muncul saat akting mereka di depan publik menjadi terlalu totalitas. Pegangan tangan yang harusnya cuma formalitas mulai membuat jantung Aira berdegup kencang, dan tatapan mata Arkan yang semula dingin perlahan berubah menjadi terlalu hangat dan protektif. Batasan dalam kontrak pun perlahan buram ketika Arkan mulai cemburu buta setiap kali Aira dekat dengan cowok lain, dan Aira mulai merasa tidak rela jika hubungan pura-pura ini harus berakhir.
Ketegangan mencapai puncaknya saat masa kontrak hampir habis, berbarengan dengan munculnya mantan pacar Aira yang licik dan mantan kekasih Arkan dari masa lalu yang mencoba membongkar rahasia hubungan palsu mereka ke media. Di saat mereka dipaksa memilih untuk berpisah sesuai kesepakatan awal atau mempertahankan ego masing-masing, Arkan justru melakukan hal tak terduga dengan merobek kertas kontrak tersebut di hadapan Aira. Di bawah tekanan keluarga dan sorotan publik, keduanya akhirnya dipaksa untuk jujur pada perasaan sendiri bahwa hubungan yang awalnya cuma settingan demi gengsi ini, ternyata sudah terlanjur jadi beneran.