Aku memasang kamera analog independen.
Bukan IP camera.
Tidak terhubung Wi-Fi.
Tidak bicara dengan ORBIT-17.
Aku menyembunyikannya di balik ventilasi dekoratif dengan sudut sempit ke koridor.
Raka membantu memasang power terpisah.
“Aku tidak percaya kamu,” kataku.
“Bagus.”
“Tapi aku percaya kamu paham kabel.”
“Romantis.”
Aku menatapnya.
Dry humor buruk.
Malam berikutnya, aku merekam.
02.17.
Tiga ketukan.
CCTV aplikasi kosong.
Kamera analog tidak bisa kulihat live. Itu disengaja. Tidak ada network.
Pagi, aku mengambil kartu memori.
Frame 02.16.58: koridor kosong.
02.16.59: bayangan muncul di ujung.
02.17.03: sosok gelap di depan 1717.
02.17.09: tangan dekat panel samping.
02.17.16: sosok bergerak mundur.
02.17.18: kosong.
Aku memperbesar.
Wajah buram.
Postur pria.
Jam analog.
Aku berhenti.
Raka memakai jam analog.
Aku melihat frame lagi.
Tinggi.
Bahu.
Cara berdiri.
Bisa Raka.
Aku membuat salinan tanpa memberi tahu dia.
Kemudian mengetuk 1715.
Tidak ada jawaban.
Pukul 14.00 Raka keluar lift membawa tas.
“Dari mana?”
“Kerja.”
“Kamu di lorong pukul 02.17 kemarin?”
Ia berhenti.
Itu jawaban.
Aku menahan amarah.
“Ma**k 1717.”
“Tidak.”
“Kenapa?”
“Kamera.”
Aku membeku.
Raka melihat ventilasi.
Ia tahu.
“Jangan bicara di unitmu,” katanya.
Aku tertawa pendek.
“Sekarang kamu mengatur tempat aku boleh marah?”
“Naya, aku ada di lorong.”
“Aku tahu.”
“Tapi aku bukan satu-satunya yang pernah mengetuk.”
Kemarahan berubah bentuk.
“Berapa malam?”
Raka menatapku.
“Sebagian.”
Aku mundur.
Tiga ketukan yang membuatku pindah ke sini.
Sebagian dibuat orang yang berdiri di depanku.
Aku tidak tahu apakah ingin memukulnya atau meminta semua jawabannya sekaligus.
Lanjutkan Membaca Bab 15 Secara Gratis!
Masuk atau daftar gratis sekarang untuk melanjutkan membaca cerita ini secara GRATIS dan menyimpan riwayat bacaan Anda secara otomatis di seluruh perangkat.
Memverifikasi lisensi bab premium Anda...
Bab ini Premium 🔒
Anda perlu membuka bab ini menggunakan koin atau bergabung dengan keanggotaan VIP untuk mendapatkan akses penuh.
Apresiasi Penulis
Suka dengan bab ini? Berikan hadiah untuk mendukung karya penulis favoritmu!