Aku menyebar informasi palsu.
Di lobby, sengaja.
Pada Rina, c**up keras agar meja keamanan mendengar.
“Backup recorder rusak. Yang tersisa cuma file parsial.”
Hendra lewat.
Tidak berhenti.
Sore ia menelepon.
“Bu Naya, kami mendengar ada file rusak terkait fasilitas. Demi prosedur, security bisa membantu.”
File rusak.
Frase tepat.
Aku merekam.
“Tidak perlu.”
“Kadang perangkat lama menyimpan noise yang disalahartikan.”
Aku menahan napas.
“Seperti tiga ketukan?”
Hening.
“Banyak suara gedung.”
Ia menutup telepon.
Hendra memakan umpan.
Belum pengakuan.
Tapi koneksi.
Aku bertemu Dimas, Sinta, dan Raka di lab.
“Kita buat capture independen,” kataku.
Raka berkata, “Terlalu berbahaya.”
“Data?”
“Pengalaman.”
“Bukan jawaban.”
“Naya, kalau Hendra ma**k lagi—”
“Makanya kamera eksternal.”
Sinta menambahkan, “Dan scheduled release.”
Dimas mengangkat laptop.
“Kalau paket tidak dibatalkan manual sebelum 02.40, terkirim ke saya, Lestari, dua redaksi, dan pengacara.”
Aku menatapnya.
“Bagus.”
Raka masih tidak setuju.
“Aku yang membuat sebagian ketukan awal,” katanya. “Aku tahu bagaimana warning bisa berubah jadi obsesi.”
“Aku tahu.”
“Aku tidak mau Mira kedua.”
Aku berdiri.
“Jangan jadikan Mira alasan untuk memilihkan keputusan buat aku.”
Raka diam.
Kemudian mengangguk.
“Baik.”
Itu pertama kalinya ia benar-benar memberiku pilihan tanpa menyembunyikan risiko.
Kami menyusun operasi.
Analog audio.
Kamera eksternal offline.
Sensor gas independen.
Capture latch.
Scheduled release.
Aku sendiri di 1717.
Sinta berkata, “Kalau ada emergency nyata?”
“Aku verifikasi analog.”
“Kalau pintu terbuka?”
“Aku tidak buka.”
Aku menatap recorder Mira.
“Peringatannya jelas.”
Jangan buka pintu setelah pukul 02.17.
Enam tahun lalu Mira meninggalkan kalimat.
Aku akhirnya siap mendengarnya tepat waktu.
Lanjutkan Membaca Bab 29 Secara Gratis!
Masuk atau daftar gratis sekarang untuk melanjutkan membaca cerita ini secara GRATIS dan menyimpan riwayat bacaan Anda secara otomatis di seluruh perangkat.
Memverifikasi lisensi bab premium Anda...
Bab ini Premium 🔒
Anda perlu membuka bab ini menggunakan koin atau bergabung dengan keanggotaan VIP untuk mendapatkan akses penuh.
Apresiasi Penulis
Suka dengan bab ini? Berikan hadiah untuk mendukung karya penulis favoritmu!