Setelah Maya datang, aku menarik diri.
Aku tahu itu pengecut.
Nara mengirim pesan. Aku menjawab singkat. Ia mengajak makan. Aku bilang ada revisi. Semua alasanku benar. Itu yang membuatnya lebih buruk.
Hari ketiga, Nara datang ke studio dan menutup laptopku.
“Kita ngobrol.”
“Aku deadline.”
“Lima menit.”
Aku hampir tersenyum karena ia memakai kalimatku.
“Nara—”
“Kamu takut.”
Aku diam.
“Dan setiap kali takut, kamu hilang setengah langkah.”
“Itu lebih baik daripada bikin keputusan bodoh.”
“Buat siapa?”
Aku tidak punya jawaban.
Ia berdiri di depanku, tangan terlipat. “Aku nggak minta kamu janji apa-apa.”
“Justru itu.”
“Apa?”
“Ini terlalu nyata.”
Kalimat itu keluar.
Wajah Nara berubah. Tidak terkejut. Lebih seperti seseorang yang akhirnya mendengar suara keras dari sesuatu yang sudah lama retak.
“Bagian mana?” tanyanya.
“Semuanya.”
“Dan itu buruk?”
“Aku nggak tahu.”
“Nah. Bilang begitu. Jangan menghilang.”
Aku berdiri.
“Aku nggak tahu cara melakukan ini.”
“Melakukan apa?”
“Punya sesuatu yang bisa hilang.”
Nara terdiam.
Aku menatap lant**. “Kontraknya mudah. Ada tanggal. Ada aturan. Aku tahu kapan selesai.”
“Dan sekarang?”
“Sekarang aku mulai berharap tanggal itu nggak ada.”
Keheningan panjang.
Nara mendekat satu langkah.
“Aku juga takut,” katanya.
Aku mengangkat kepala.
“Bedanya, aku capek membiarkan takut memutuskan semuanya.”
Kami tidak menyelesaikan masalah malam itu. Tidak ada pengakuan cinta. Tidak ada ciuman.
Hanya satu keputusan: kalau takut, jangan menghilang.
Sebelum pulang, Nara berkata, “Besok kalau kamu panik lagi, kirim satu kata.”
“Apa?”
“Takut.”
“Sesederhana itu?”
“Mulai dari yang sederhana.”
Malam itu aku membuka chat.
AKU: Takut.
Balasan datang satu menit kemudian.
NARA: aku juga.
Aneh sekali bagaimana dua kata bisa membuat jarak terasa lebih pendek.
Lanjutkan Membaca Bab 28 Secara Gratis!
Masuk atau daftar gratis sekarang untuk melanjutkan membaca cerita ini secara GRATIS dan menyimpan riwayat bacaan Anda secara otomatis di seluruh perangkat.
Memverifikasi lisensi bab premium Anda...
Bab ini Premium 🔒
Anda perlu membuka bab ini menggunakan koin atau bergabung dengan keanggotaan VIP untuk mendapatkan akses penuh.
Apresiasi Penulis
Suka dengan bab ini? Berikan hadiah untuk mendukung karya penulis favoritmu!